Langsung ke konten utama

Jalanku Mencari Cantik yang Bikin Hectic

Cantik rupawan adalah dambaan setiap wanita tentunya, banyak wanita berusaha meraihnya dengan berbagai cara. Cantik sendiri dalam kamus besar bahasa Indonesia ialah elok atau molek (tentang wajah atau muka perempuan). Saya sendiri yang merupakan salah satu dari sekian milyar perempuan di dunia yang ingin mempunyai wajah cantik atau molek rupawan. Sedari jaman sekolah saya cenderung tidak mempunyai permasalahan wajah berarti. Setelah beranjak kuliah mulai tidak puas dengan wajah saya, karena merasa kusam. Akhirnya saya mulai coba-coba mengunjungi aestetik klinik yang murah dan booming di awal pembukaannya. Banyak teman bahkan salah satu dosen saya melakukan perawatanny disana, akhirnya saya kepicutlah untuk mengikuti jejak teman-teman dan saya. Pada awalnya saya merasa cocok dan tidak mengalami permasalahan berarti. Namun, wajah yang menjadi dambaan tak kunjung di dapatkan, malah wajah saya menjadi sensitive, saya sering mengalami kemerahan di sekitar pipi atas atau pipi yang dibawah mata. Hal tersebut berlanjut dengan terkadang wajah saya mengeluarkan bintik-bintik kecil di area muka. Setelah dirasa wajah saya justru tidak membaik, saya sudahi melakukan perawatan di klinik tersebut.

Tak lama berselang, karena merasa worrie sama bintik-bintik kecil di wajah, yang katanya jerawat. Saya memutuskan untuk beralih ke klinik kecantikan yang lain. Hasilnya tak jauh berbeda dengan klinik sebelumnya. Sehingga saya akhiri dengan sesegera mungkin dalam tempo secepat mungkin.

Tidak berputus asa di situ, saya mencoba googling mencari produk perawatan wajah yang dirasa bisa cocok untuk wajah saya, yang cenderung berminyak ini. Setelah membaca banyak review dari berbagai Blog sana sini, saya memutuskan menggunakan Olay Total Effect kebutulan waktu sedang promo, sehingga pas buat kantong saya yang mahasiswa. Namun penggunaan ini tak membawa dampak nyata pada perubahan wajah saya, tetaplah wajah saya kusam tak berkesudahan, dan jerawat ini tak kunjung menghilang. Balada wajah cantik rupawan seakan tak segera kunjung datang hidup saya, dan tidak berputus asa tentunya. Pergilah saya ke salah satu dokter wajah terkenal di Kota Singo Edan ini. Dokter yang terkenal ampuh menangani segela jenis jewarat. Alhamdulillah wajah cantik rupawan, kinclong tanpa kusam dan jerawat saya dapatkan. Bahagialah saya ketika itu, namun itu tidak bertahan lama, saya merawasa ada fase-fase pada wajah saya kadang bersih kinclong, lalu kembali lagi menjadi kusam lalu kembali lagi menjadi kinclong, dan yang membuat saya enggan ialah wajah saya ketika terkena air hujan bisa guatel pokok, ndak karuan rasanya dan memerah. Jadi, saya stop lah menggunakan krim dokter jerawat singo edan yang terkenal tersebut. Fase saya selanjutnya saya membiarkan wajah saya apa adanya, mensyukuri anugerah dari Allah. Saya menggunakan salah satu produk kosmetik halal yang terkenal itu, serangakaian saya gunakan. Hasilnya ya begitu saja, malah cenderung menjadi lebih kusam dari sebelumnya.

Lelah dengan semua itu, teman saya mengajak kembali ke dokter jerawat singo edan itu karena dia cocok, jewarat hilang dan wajah nya bersih karena sering kesana dan dibarengi rutin perawatan. Penyakit kepincutan saya kumat dan kembalilah saya ke dokter jerawat singo edan itu, dan dapatlah saya sejumlah krim. Setelah pemakaian selama satu minggu saya merasa gatal dan perih setelah menggunakan krim malah, namun batin saya berkata "Gpp, mungkin iki efek krim yang bekerja". Berlanjutlah hingga sebulah penggunaan, wajah kusam saya membaik namun justru jerawat saya nggak karuan. Saya masih coba lanjutkan, dan saya stop setelah jerawat justru semakin berdatangan.

Jengah dengan semua produk berbau bahan-bahan kimia saya mencoba ke bahan-bahan alami untuk meraih cantik rupawan versi saya. Kefir adalah produk olahan susu yang difermentasikan dengan sejuta khasiat di dalamnya, yang salah satunya diolah menjadi masker wajah. Sebelumnya saya perah mencoba menggunakan produk ini, dan memperoleh hasil yang baik walau tidak instan. Kemudian saya mencoba menggunakannya secara rutin. Penggunaan kefir pada wajah yang menggunakan krim kecantikan berbahan kimia berbahaya akan memberikan efek detox, itu saya alami ketika pertama kali penggunaan kefir, untuk yang kedua ini tidak ada proses detoxing yang terjadi mungkin karena saya tidak menggunakan produk kecantikan apapun yang mengandung bahan kimia berbahaya.


Foto diatas adalah kefir yang biasa saya pergunakan, dalam satu plastik tersebut biasanya bisa dipergunakan hingga dua kali pemakaian. Saat wajah saya sedang lagi hits-hitsnya berjerawat, saya hampir setiap malam menggunakan kefir sebelum tidur. Cara penggunaanya ialah bersihkan wajah dari make up dan kotoran dengan susu pembersih kemudian dilanjutkan dengan pembersih muka. Setelahnya, aplikasikan kefir ke muka secara merata, tunggu hingga masker meresap. Kemudian baru wajah dibilas. Biasanya ada juga yang sebelum penggunaan masker kefir pakek toner kefir, cuman saya tidak menggunakannya. Saat awal pemakaian kalau yang awal-awal pakai biasanya terasa cekit-cekit diwajah, itu saya alami dulu waktu pertama mencoba, namun setelahnya akan tidak terasa apa-apa. Masker ini akan meresap setelah penggunaanya, dan di wajah tertinggal seperti butiran-butiran bening diwajah, setelah masker mengering. Sekedar memberikan penampakan dari wajah saya ketika itu, saat mengalami perempuan berwajah kusam, berjerawat dan berkomedo bejibun. 

sah-sah aja kalau menertawakan kondisi wajah saya dan foto saya ini, karena memang setiap orang mempunyai hak untuk berekspresi. Nah, bisa dilihatkan jerawat yang kecil-kecil itu bermukim cukup padat dibagian dahi, dan di pipi kanan kiri juga dagu saya. Kalau dipipi agak ketutupan jilbab jadi terlalu terekspose. Area hidungpun seperti hutan berduri yang ditumbuhi sejuta komedo.

Penggunaan kefir saya barengi juga dengan menggunakan pembersih wajah khusus kulit berjerawat.

Saya menggunakan acne facial cleanser dari produk latulip, teksturnya cair berwarna bening, dan nggak bikin wajah kering. Setelah jerawat saya lumayan teratasi tentulah masih meninggalkan bekas, dan sedikit menunggu waktu untuk menghilangkannya. Saya biasanya menggunakan masker-masker alami untuk menghilangkan bekas jerawat saya. 


Gambar diatas adalah salah satu makser yang saya pakai sehari-hari, bahan-bahannya ialah lidah buaya dikupas lalu dihaluskan, bubuk kunyit, bubuk kayu manis dan madu. Bahan-bahan tersebut setelah saya membaca beberapa artikel mempunyai khasiat untuk menyembuhkan wajah berjerawat dan begitu juga dengan bekasnya. Selain masker tersebut biasanya saya juga menggunkan Burning Mask istilah yang kerennya, karena memang terdapat sensasi panas seperti terbakar diawal-awal penggunaan sekitar 5 menit diawal selanjutnya tidak terlalu. Bahan-bahannya ialah bubuk kayu manis, bubuk pala, madu dan air lemon. Sebelum penggunaan masker saya biasanya melalukan peeling terlebih dahulu. 

Saya menggunakan peeling cream dari wardah, karena terjangkau harganya. Setelah penggunaan peeling krim saya baru mengaplikasikan masker di wajah. Setelah masker kering saya biasanya membilas wajah dengan air hangat. Pelembab sehari-hari saya mempergunakan produk dari TBS alias The Body Shop, hal ini setelah petimbangan puanjang dan membaca banyak review dan tanya sana-sini. 

Ukuran seorang tanpa penghasilan tetap, tentunya bukan harga murah memang, apalagi mahasiswa dengan beasiswa penuh orang tua. It's so expensive, namun saya memilih karena saya memang berniat untuk menggunakan produk-produk ramah lingkungan dan alami. Sehingga saya memutuskan untuk menggunakan TBS Tea Tree Mattifying Lotion. Sangat ringan dan mudah diserap wajah, juga cocok untuk wajah dengan produksi minyak berlebih seperti saya. Produk ini menjaga wajah saya bebas minyak sepanjang hari. Agak sedikit panas saat penggunaan awal pas baru mendarat di wajah atau pas dioles, cuman kadang saya merasa panas tapi juga kadang nggak ngrasa apa-apa. Produk ini nggak ada SPFnya sehingga untuk yang sering berkegiatan di luar ruangan tentu perlu menambahkan sun screen gel, saya sendiri masih belum menggunakan sun screen gel karena saya masih dalam tahap mencari-cari produk yang cocok untuk digunakan. Namun, alhamdulillah wajah cantik rupawan yang didamba rasanya sudah mulai saya dapatkan, tentunya cantik rupawan versi saya. Wajah tanpa jerawat dan lumayan agak tidak kusam seperti dulu kala dengan cara alamiah tentunya.

Wajah cantik rupawan memang didamba namun, jangan lupa untuk menguntai senyum dan selalu tertawa karena itulah cantik sebenarnya yang didamba oleh-NyaTuhan sang Pencipta kita 😎😁.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Aku di Masalalu yang Membuat Aku Kini Tahu Diri

Melihat aku kecil kadang membuat membuatku tertawa sendiri, atau tak tahan menahan malu atas perbuatan diri sendiri kala itu. Masa kecil hingga remaja kemudian kini tumbuh dewasa menuntunku menuju ke banyak peristiwa hidup yang terjadi. Tentu aku bukan gadis baik-baik tanpa dosa dan nestapa. Aku seperti yang lainnya yang juga ceroboh, dan bodoh sehingga banyak hal yang membuatku tak pas dikatakan gadis baik. Walaupun belum cukup tua untuk mampu menasehati orang lain tentang banyak rasa dalam hidup, setidaknya kusampaikan pada diriku sendiri untuk tak malu dan melupakan diriku pada masa yang lalu. Tentunya banyak hal yang baik terjadi  namun tak sedikit hal buruk yang kualami dan   kulakukan. Diatas semua itu, aku tumbuh menjadi aku yang sekarang karena semua hal yang aku alami di masa lalu. Ku katakanan pada aku untuk selalu berdamai dengan diri, dengan semua masa lalu dan semua hal yang terjadi baik yang memilukan ataupun membahagiakan. Ku katakana pada diri ini untuk tid...

Menerima Diri

Menerima diri, merupakan sebuah pencapaian tertinggi dalam kehidupan. Menerima tak selalu bearti pasrah, atau mengalah atas apa yang terjadi dalam hidup. Menerima diri, adalah sebuah kekuatan untuk hidup dengan semua hal yang telah terjadi dalam hidup. Kehidupan yang kita jalani tak selalu menyenangkan, namun juga dihiasi kesedihan, kekecewaan dan kegalalan. Hal pahit tersebut terkadang ingin kita hapus dan buang dalam memori, dan menyisakan bahagia serta hal menyenangkan untuk dikenang dalam benak. Setiap pencapaian dalam kehidupan melalui banyak hal, entah pahit atau manis dalam prosesnya. Tindakan dosa, nestapa dan hina tak jarang pernah menjadi perilaku sehingga kemudian tersadar bahwa tindakan tersebut adalah salah. Beruntunglah untuk menjadi tersadar hingga tidak terhuyung dalam kegelapan hidup. Kesadaran terkadang menghasilkan penerimaan namun juga sebuah penghindaran. Penerimaan bahwa bagian kesalahan dimasa lalu adalah sebuah pembelajaran untuk hidup saat ini dan masa ya...